jonathan-borba-JIcPtpnTPx4-unsplash

Tips Memilih Kelapa Hijau Yang Baik Untuk Ibu Hamil

Manfaat air kelapa hijau untuk ibu hamil sudah bukan rahasia lagi. Meskipun ada banyak sekali mitosnya, namun sama sekali tak menurunkan pamornya sama sekali. Minum air kelapa rasanya menjadi hal wajib bagi setiap ibu hamil.

Namun, bagaimana cara memilih kelapa hijau yang baik?

Untuk ibu hamil, pilihlah kelapa yang sudah memiliki batok yang kuat. Kelapa hijau yang seperti ini biasanya memiliki daging yang masih lembut. Tak hanya itu, kenali kelapa yang baik dari warna seratnya, bila seratnya berwarna coklat terang, maka kelapa hijau masih muda dan segar. Dan biasanya memiliki rasa daging yang sedikit manis.

Muda atau tuanya kelapa bisa dilihat dari lingkaran yang terbentuk di kutub buah kelapa. Semakin lebar diameter lingkaran yang terbentu maka semakin tua pula kelapa tersebut. Jadi untuk menikmati air kelapa hijau yang segar, pilih yang diameternya tak terlalu lebar.

Selanjutnya cara yang paling umum diketahui saat memilih kelapa muda adalah dengan mengguncang-guncangkan buah kelapa. Meskipun terlihat sederhana namun cara ini sangat jitu. Kelapa muda memiliki kandungan air yang lebih banyak.

Tak hanya segar rasanya namun air kelapa hijau juga dapat menjadi sumber mineral bagi ibu hamil. Terlebih untuk ibu hamil yang memiliki kegiatan yang padat. Tentu membutuhkan sumber energi yang lebih banyak. Dengan rutin mengkonsumsi air kelapa secara rutin, maka tubuh akan terhidrasi dengan baik. Dan yang paling penting, air kelapa dapat bekerja sebagai diuretik alami. Sehingga dapat mencegah infeksi saluran kemih pada ibu hamil.

udder-cow-cow-s-udder-firm-preview

5 Cara Ternak Sapi Betina Bagi Pemula dan Cara Memilih Indukannya

Berminat untuk ternak sapi betina? Jangan asal-asalan. Anda harus yakin dan serius bila ingin beternak hewan ini. Pasalnya, bukan hanya karena cara ternak sapi betina ini yang terbilang cukup sulit, tapi juga modalnya yang tidak sedikit.

Sapi merupakan salah satu jenis hewan yang sudah banyak diternak. Keuntungan besar yang bisa didapat membuat ternak ini dinilai berpeluang bagus. Namun tantangannya, pemeliharaan hewan ini tidak mudah sehingga sangat berisiko merugikan.

Cara Ternak Sapi Betina Bagi Pemula

Seperti yang kita ketahui, ternak sapi tidaklah mudah. Apalagi bagi pemula yang belum tahu banyak hal tentang ternak ini. Sudah pasti dalam menjalankannya akan kewalahan dan bukan tidak mungkin akan gagal.

Oleh karena itu, jika Anda benar-benar berminat untuk ternak sapi betina, berikut ini caranya yang perlu Anda perhatikan:

1. Persiapkan Modal Awal Untuk Ternak

Tak dipungkiri, modal awal untuk mulai ternak sapi betina tidaklah murah. Kita setidaknya butuh dana besar untuk membeli indukan, membuat kandang serta biaya untuk pemeliharaan dan perawatannya.

Anggaran awal tersebut paling tidak harus mencukupi kebutuhan pertama untuk ternak sapi. Barulah kemudian peternakan bisa semakin besar dikembangkan.

2. Pilih Jenis Sapi

Sapi ternak memiliki berbagai macam jenis. Diantaranya yaitu Sapi Ongole, Sapi Limousin, Sapi Brahman, Sapi Bali dan lainnya. Macam-macam jenis sapi ini bisa Anda cari tahu di berbagai blog tentang hewan untuk detailnya.

Jenis sapi sendiri secara garis besar bisa dibagi menjadi dua, yakni sapi lokal dan impor. Untuk itu, Anda perlu memilih jenis sapi yang akan diternak. Sementara untuk pemilihan sapi betina yang bagus, akan dibahas selanjutnya.

3. Siapkan Kandang Ternak Sapi

Untuk luas kandang, pastikan agar sesuai jumlah sapi yang diternak. Ini penting agar sapi ternak nyaman dan tidak stres. Sementara untuk posisinya, kandang harus cukup mendapat sinar matahari.

Jangan biarkan sampai sapi berdesakan karena kandang yang terlalu kecil. Atau suhu kandang terlalu lembap karena tidak ada lubang ventilasi.

4. Pemberian Pakan

Agar sapi betina subur dan sehat, pemberian pakan hijau saja tidak cukup. Untuk itu, sebaiknya campur pakan hijau dengan pakan konsentrat. Misalnya seperti ampas tahu, kulit kacang kedelai dan bekatul.

Untuk meningkatkan kualitas pakan sapi, berikan juga rumput gajah dan setaria kolonjono. Jangan lupa juga berikan vitamin, mineral dan protein tambahannya.

5. Perawatan Sapi

Untuk menjaga ternak sapi betina tetap sehat, jangan lupa melakukan vaksinasi. Berikan juga obat cacing untuk menjaga kekebalan tubuh sapi. Selain itu, rajinlah bersihkan kandang agar tidak kotor dan bau sehingga bisa mempengaruhi sapi.

Cara Memilih Sapi Betina yang Bagus Untuk Indukan

Untuk beternak sapi betina, mulanya Anda tentu harus memiliki indukannya lebih dulu. Maka dari itu, pilihlah indukan sapi yang bagus. Caranya? Anda bisa perhatikan berikut ini:

  1. Pilih sapi betina yang berumur sekitar 18-24 bulan.
  2. Kondisi sehat dan tidak cacat. Memiliki kulit dan mata terlihat mengkilap dengan tubuh yang pas. Serta berdimensi besar dan mempunyai ambing susu ideal.
  3. Pilih sapi yang tampak lincah namun tetap tenang dan tidak mudah gelisah.
  4. Perhatikan nafsu makannya, calon indukan sapi betina harus terjaga asupan dan nutrisinya.

Pada dasarnya memilih sapi betina untuk indukan memang tidaklah sulit. Asalkan tahu ciri-cirinya yang bagus, maka kita akan mudah memilihnya. Perawatan dan cara ternak sapi betina pun akan lebih mudah untuk dilakukan.

pexels-leah-kelley-952597

Memicu Berbagai Pendapat, Yuk Simak Penjelasan Terkait Facial Saat Hamil

Bagi wanita, merawat diri merupakan kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan, meskipun saat kondisi hamil. Berbagai macam bentuk cara dapat dilakukan guna merawat diri, salah satunya adalah facial. Agar tak salah informasi, simak penjelasan berikut.

Mengetahui Tentang Salah Satu Bentuk Merawat Diri

  1. Facial Yang Diperbolehkan Bagi Wanita Hamil

Mengetahui kondisi kehamilan  menjadilah langkah pertama yang harus diketahui. Hal tersebut tentu bukan tanpa sebab. Dengan cara ini maka anda dapat menyesuaikan facial yang cocok dengan kondisi kulit ibu hamil yang cenderung sensitif. Facial yang diperbolehkan adalah facial yang tidak mengandung bahan berbahaya bagi ibu hamil seperti retinol dan batu panas.

  1. Bahan Dan Alat Yang Digunakan Selama Proses Berlangsung

Anda harus memastikan jika bahan yang digunakan tidak mengandung senyawa kimia atau bahan bahan yang merusak jaringan kulit. Selain itu penggunaan alat yang digunakan bukanlah terapi panas. Hal ini dapat menyebabkan perubahan suhu yang mendadak dan dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin.

Tak hanya itu, ekstraksi black head, perawatan dengan uap dan arus listrik merupakan jenis terapi facial saat hamil yang harus dihindari. Dampak negatif yang timbul pun  beragam macam. Terdapat bahan alami seperti kedelai yang nampak aman, namun anda perlu mengetahui jika kedelai mampu memberikan efek berbahaya bagi janin selama trimester awal.

Bagi semua wanita memanjakan dirinya sendiri menjadi hal yang sangat menyenangkan. Meskipun dalam kondisi hamil , semua wanita tetap ingin tampil cantik nan menawan. Jika dalam melakukan facial bahan dan alat dapat dipastikan aman, maka aktivitas tersebut justru dapat memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh.

pexels-tranmautritam-326504

Jangan Panik, Berikut 3 Cara Mengembalikan File Yang Terhapus Di Komputer

Ketika anda sedang bekerja dengan menggunakan komputer, terkadang secara tidak sengaja menghapus file yang sebenarnya penting. Saat mengalami hal tersebut, tentunya anda tidak boleh langsung panik. Sebab, terdapat beberapa cara mengembalikan file yang terhapus di komputer. Bagaimana caranya? Anda pun bisa menyimak ulasannya berikut ini.

Metode yang Bisa Anda Lakukan Untuk Kembalikan File yang Terhapus

  1. Gunakan Recycle Bin

Cara pertama dan paling mudah yang bisa anda lakukan untuk mengembalikan file pada komputer yang telah terhapus adalah dengan menggunakan Recycle Bin. Recycle Bin sendiri adalah salah satu fitur bawaan yang pastinya dimiliki oleh semua komputer atau laptop. Dengan adanya fitur ini akan memudahkan anda untuk mendapatkan kembali file yang sebelumnya telah anda hapus.

Hal yang perlu anda lakukan adalah membuka menu Recycle Bin terlebih dahulu yang mana bisa dengan mudah untuk ditemukan di halaman dekstop. Kemudian, untuk langkah selanjutnya adalah dengan mencari file yang ingin anda pulihkan. Anda bisa mencoba mencarinya dengan mengingat ingat nama file tersebut di kolom search.

Selanjutnya, ketika sudah ketemu maka anda bisa mencoba untuk klik kanan dari file yang dipilih tersebut. Anda bisa klik opsi yakni Restore yang berfungsi untuk mengembalikan file tersebut. Setelah itu, Windows pun akan mengembalikan file yang telah anda Restore ke tempat penyimpanan semula.

  1. Dengan Memakai Backup dan Restore

Cara mengembalikan file yang terhapus di komputer selanjutnya adalah dengan menggunakan metode backup dan restore. Anda pun bisa memanfaatkan aplikasi bawaan yang dimiliki oleh laptop atau komputer anda. Untuk langkah langkahnya sendiri, pertama anda bisa klik menu Start atau yang terdapat lambang Windows.

Langkah berikutnya yang perlu untuk anda lakukan adalah dengan memilih Control Panel. Kemudian, anda bisa memilih opsi yakni System and Maintenance. Barulah anda bisa memilih menu Backup and Restore. Anda bisa klik Backup dan tunggulah selama beberapa saat hingga proses selesai. Lalu, file yang terhapus tersebut akan bisa ditemukan dan kembali di lokasi semula.

  1. Memakai Wise Data Recovery

Cara lainnya yang bisa anda gunakan untuk mengembalikan file pada komputer yang telah terhapus adalah dengan menggunakan software yang bisa anda unduh secara gratis. Anda bisa menggunakan Wise Data Recovery yang telah terbukti mampu untuk mengembalikan file atau data yang tidak sengaja terhapus.

Software satu ini sendiri merupakan salah satu metode yang bisa anda gunakan untuk memulihkan file yang telah dihapus. Hal yang perlu anda lakukan adalah mengunduhnya dan menjalankan software satu ini di laptop anda. Pertama kali muncul di tahun 2016, Software ini masih menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin mengembalikan file di komputer.

  1. Menggunakan Metode Restore Previous Version

Untuk anda yang menggunakan komputer dengan memiliki basis Windows 7, 8 dan 10 , anda juga bisa untuk mengembalikan file yang terhapus secara permanen. Namun, anda perlu memastikan bahwa File History yang anda miliki telah aktif. Caranya sendiri adalah dengan mencari tempat dimana file atau folder tersebut terhapus.

Kemudian, anda pun bisa mengklik kanan di dalam folder tersebut dan pilihlah pilihan Restore Previous Versions. Nantinya anda pun akan melihat daftar berbagai file atau folder. Selanjutnya anda bisa memilih yang versi terbaru dan klik Restore, maka file yang terhapus secara permanen tersebut akan muncul kembali.

Beberapa cara tersebut bisa anda coba untuk mengembalikan kembali file atau folder yang telah terhapus. Sehingga, ketika anda tidak sengaja untuk menghapus file yang ada di komputer anda, maka jangan terburu buru untuk panik. Untuk tahu lebih jauh tentang tips lain mengenai komputer, maka anda pun bisa mengunjungi https://www.charis.id.